JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan puluhan hunian sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Hunian ini dibangun untuk menampung hingga 300 orang dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Rinciannya, pembangunan terdiri dari lima blok Huntara yang berdiri di lahan seluas 3.643 meter persegi. Setiap blok dirancang modular dengan struktur baja ringan untuk mempercepat konstruksi tanpa mengurangi kualitas.
Desain dan Fasilitas Huntara
Corporate Secretary WSKT, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan setiap unit menggunakan insulated panel untuk menahan panas dan menjaga kenyamanan penghuni. Ventilasi, exhaust fan, dan kipas angin juga dipasang agar sirkulasi udara tetap baik di seluruh Huntara.
“Pembangunan Huntara merupakan komitmen perseroan menghadirkan hunian sementara yang layak dan nyaman,” ujar Ermy pada 26 Februari 2026. Kehadiran Huntara diharapkan mendukung pemulihan layanan dasar serta aktivitas masyarakat.
Fasilitas Sanitasi dan Lingkungan
Setiap blok dilengkapi fasilitas sanitasi lengkap, termasuk toilet, kamar mandi, serta toilet difabel. Tersedia pula sistem pembuangan limbah untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan aman bagi penghuni.
WSKT menekankan kenyamanan warga menjadi prioritas utama. Huntara dirancang agar menjadi tempat berkumpul keluarga sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat terdampak.
Dukungan Aktivitas Harian dan Infrastruktur
Selain tempat tinggal, Huntara di Aceh Utara dilengkapi Dapur Bersama untuk memenuhi kebutuhan makan penghuni. Jalan akses selebar enam meter juga dibangun agar mobilitas masyarakat di lingkungan Huntara tetap lancar.
“Bagi Waskita Karya, pembangunan Huntara bukan sekadar menyediakan hunian sementara, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga terdampak bencana,” tegas Ermy. Perseroan berkomitmen terus mendukung pemulihan wilayah secara menyeluruh.
Rencana Serah Terima dan Pengembangan Lanjutan
Dalam waktu dekat, Waskita bersama Kementerian PU akan melakukan serah terima Huntara di Aceh Utara 2, Bener Meriah, dan Subulussalam. Sebelumnya, perseroan juga menyerahkan 96 unit Huntara di Aceh Utara dan 600 unit pada Januari 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Waskita untuk membantu masyarakat terdampak bencana kembali menata kehidupan mereka. Huntara yang dibangun diharapkan mampu menjadi fondasi pemulihan sosial dan aktivitas ekonomi lokal di wilayah tersebut.